Minggu, 27 Oktober 2013

tangisan seorang ibu

Tangisan Seorang Ibu


Sebuah keluarga miskin yang hidup menderita ditengah masyarakat. Yang di tinggal oleh seorang suami karena telah meninggal dunia. Meninggalkan dua orang anak laki-laki.
Pada pagi hari, ibu bangun dari tidur. Memasak untuk sarapan pada waktu itu. Saat akan sarapan ada satu anak dari keluarga itu yang tidak mau makan makanan yang telah disiapkan. Dan anak pun berkata, “Makanan apaan ini, tiap hari selalu lauknya ini-ini terus”.  Dan pergi meninggalkan rumah. Perasaan ibu sangat sakit saat anak tersebut berani berbicara di depanya.
Anak yang meninggalkan rumah itu, diluar Cuma bersenang-senang dengan temanya. Sedangkan anak yang satunya berbakti kepada ibunya.
Di dalam rumah ibu berkata, “Nak, kamu jangan mencontoh perilaku kakakmu. Seperti itu telah membuat hati ibu sakit”. Anak menjawab, “Ya ibu, aku akan berbakti kepada ibu”. Anak yang berbakti itu membatu ibunya untuk bekerja demi makan.
Hari pun telah berganti malam, dan anak yang pergi meninggalkan rumah tak pulang-pulang. Ibu menanyakan kepada tetangga, “Tadi lihat anak saya yang nomor satu tidak?. Tetangganya berkata, “Tidak bu, coba tanya kepada yang lainya”. Dan sang ibu pun terus bertanya ketetangga yang lain, namun jawabanya tetap sama. Dalam batinya, “Ya tuhan, mudah-mdahan tidak terjadi apa-apa terhadap anaku”. Walau hari telah malam, ia tetap mencarinya.
Pada suatu ketika, ia melihat banya orang yang berkumpul di pinggir jalan. Lantas ia pun mendekati ke kerumunan tersebut dan menanyakan kepada salah satu orang, “Ini ada apa?”. “Ada kecelakaan ibu” jawab orang itu. Dan ibu terus mendekat, membuka kain yang menyelimuti tubuh seseorang. Saat di buka, dengan terkejutnya ibu tersebut tidak menyangka bahwa yang dilihat adalah anaknya sendiri. Ia pun menangis, karena telah di tinggalkan salah satu keluarganya lagi setelah di tinggalkan suaminya.
Pada waktu itu, anak itu terus di bawa pulang dan segera di makamkan.

ada tetesan setelah tetesan terakhir


Pasar malam dibuka di sebuah kota . Penduduk menyambutnya dengan gembira. Berbagai macam permainan, stand makanan dan pertunjukan diadakan. Salah satu yang paling istimewa adalah atraksi manusia kuat. Begitu banyak orang setiap malam menyaksikan unjuk kekuatan otot manusia kuat ini. Manusia kuat ini mampu melengkungkan baja tebal hanya dengan tangan telanjang. Tinjunya dapat menghancurkan batu bata tebal hingga berkeping-keping. Ia mengalahkan semua pria di kota itu dalam lomba panco. Namun setiap kali menutup pertunjukkannya ia hanya memeras sebuah jeruk dengan genggamannya. Ia memeras jeruk tersebut hingga ke tetes terakhir. ‘Hingga tetes terakhir’, pikirnya.
Manusia kuat lalu menantang para penonton : “Hadiah yang besar kami sediakan kepada barang siapa yang bisa memeras hingga keluar satu tetes saja air jeruk dari buah jeruk ini!”
Kemudian naiklah seorang lelaki, seorang yang atletis, ke atas panggung. Tangannya kekar. Ia memeras dan memeras… dan menekan sisa jeruk… tapi tak setetespun air jeruk keluar. Sepertinya seluruh isi jeruk itu sudah terperas habis. Ia gagal. Beberapa pria kuat lainnya turut mencoba, tapi tak ada yang berhasil. Manusia kuat itu tersenyum-senyum sambil berkata : “Aku berikan satu kesempatan terakhir, siapa yang mau mencoba?”
Seorang wanita kurus setengah baya mengacungkan tangan dan meminta agar ia boleh mencoba. “Tentu saja boleh nyonya. Mari naik ke panggung.” Walau dibayangi kegelian di hatinya, manusia kuat itu membimbing wanita itu naik ke atas pentas. Beberapa orang tergelak-gelak mengolok-olok wanita itu. Pria kuat lainnya saja gagal meneteskan setetes air dari potongan jeruk itu apalagi ibu kurus tua ini. Itulah yang ada di pikiran penonton.
Wanita itu lalu mengambil jeruk dan menggenggamnya. Semakin banyak penonton yang menertawakannya. Lalu wanita itu mencoba memegang sisa jeruk itu dengan penuh konsentrasi. Ia memegang sebelah pinggirnya, mengarahkan ampas jeruk ke arah tengah, demikian terus ia ulangi dengan sisi jeruk yang lain. Ia terus menekan serta memijit jeruk itu, hingga akhirnya memeras… dan “ting!” setetes air jeruk muncul terperas dan jatuh di atas meja panggung. Penonton terdiam terperangah. Lalu cemoohan segera berubah menjadi tepuk tangan riuh.
Manusia kuat lalu memeluk wanita kurus itu, katanya, “Nyonya, aku sudah melakukan pertunjukkan semacam ini ratusan kali. Dan, banyak orang pernah mencobanya agar bisa membawa pulang hadiah uang yang aku tawarkan, tapi mereka semua gagal. Hanya Anda satu-satunya yang berhasil memenangkan hadiah itu. Boleh aku tahu, bagaimana Anda bisa melakukan hal itu?”
“Begini,” jawab wanita itu, “Aku adalah seorang janda yang ditinggal mati suamiku. Aku harus bekerja keras untuk mencari nafkah bagi hidup kelima anakku. Jika engkau memiliki tanggungan beban seperti itu, engkau akan mengetahui bahwa selalu ada tetesan air walau itu di padang gurun sekalipun. Engkau juga akan mengetahui jalan untuk menemukan tetesan itu. Jika hanya memeras setetes air jeruk dari ampas yang engkau buat, bukanlah hal yang sulit bagiku”.
Selalu ada tetesan setelah tetesan terakhir. Aku telah ratusan kali mengalami jalan buntu untuk semua masalah serta kebutuhan yang keluargaku perlukan. Namun hingga saat ini aku selalu menerima tetes berkat untuk hidup keluargaku. Aku percaya Tuhanku hidup dan aku percaya tetesan berkat-Nya tidak pernah kering, walau mata jasmaniku melihat semuanya telah kering. Aku punya alasan untuk menerima jalan keluar dari masalahku. Saat aku mencari, aku menerimanya karena ada pribadi yang mengasihiku.
“Bila Anda memiliki alasan yang cukup kuat, Anda akan menemukan jalannya”, demikian kata seorang bijak. Seringkali kita tak kuat melakukan sesuatu karena tak memiliki alasan yang cukup kuat untuk menerima hal tersebut. (Bits & Pieces, The Economics Press)



BERBAGI CINTA

 Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran anda? Berbagi dana, pakaian layak pakai, sembako, susu, makanan atau bentuk material lainnya. Jawaban itu boleh jadi karena pengaruh ide materilistik yang telah mengglobal. Mengukur segala sesuatunya dengan ukuran yang bersifat material dan kasat mata. Pengalaman nyata dari ayah angkat saya mungkin bisa menjadi pelajaran bahwa berbagi tidaklah mesti berbentuk material.
Setiap tahun, ayah angkat saya punya kebiasan berkeliling ke berbagai panti asuhan dan rumah anak yatim. Kunjungan biasanya dilakukan dua kali. Awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan. Kunjungan pertama adalah survey untuk mengetahui kebutuhan panti asuhan atau rumah yatim. Kunjungan kedua membawa bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan
Ketika berkunjung ke salah satu rumah yatim, ayah angkat saya bertemu dengan seorang bocah bernama Nina. “Nina, apa yang anakku mau sayang”begitu ayah saya membuka percakapan. “Nina mau baju baru?, sepatu baru?, tas baru? Atau apa nak? tambah ayah saya. “Nggak ah. ntar om marah” jawab Nina. “nggak sayang, om tidak akan marah” ayah saya menimpali. “Nggak ah… ntar om marah” Nina mengulang jawabannya.
Ayah saya berpikir, pasti yang diminta Nina adalah sesuatu yang mahal. Rasa keingintahuan orang tua saya semakin menjadi. Maka dia dekati lagi Nina sambil berkata, “ayo nak katakan apa yang kamu minta sayang” “Tapi janji ya om tidak marah” jawab Nina manja. “Om janji tidak akan marah sayang” tegas ayah saya. “Bener om tidak akan marah” sahut Nina agak ragu. Ayah saya menganggukkan kepala pertanda bahwa ia setuju untuk tidak marah Nina menatap tajam wajah ayah saya. Sementara ayah saya berpikir, apa gerangan yang diminta oleh Nina. “Seberapa mahal sich yang bocah kecil ini minta sampai dia harus meyakinkan bahwa saya tidak akan marah’ pikir ayah saya. Sambil tersenyum orang tua saya mengatakan “ayo nak, katakan, jangan takut, om tidak akan marah nak.”
Dengan terus menatap wajah ayah saya, Nina berkata; “bener ya om tidak marah.” Sekali lagi ayah saya mengganggukan kepala. Dengan wajah berharap-harap cemas, Nina mengajukan permintaanya “om, boleh nggak saya memanggil ayah” Mendengar jawaban itu, tak kuasa ayah saya membendung air matanya. Segera dia peluk Nina dan mengatakan ” tentu anakku.. tentu
anakku…mulai hari ini Nina boleh memanggil ayah, bukan om” Sambil memeluk erat ayah saya, dengan terisak Nina berkata “terima kasih ayah… terima kasih ayah…
Hari itu, adalah hari yang tak akan terlupakan buat ayah saya. Dia habiskan waktu beberapa saat untuk bermain dan bercengkrama dengan Nina. Karena merasa belum memberikan sesuatu yang berbentuk material kepada Nina maka sebelum pulang, ayah saya berkata kepada Nina “anakku, sebelum lebaran nanti ayah akan datang lagi kemari bersama ibu, apa yang kamu minta nak?” “Khan udah tadi, Nina sudah boleh memanggil ayah” sergah Nina.
“Nina masih boleh minta lagi sama ayah. Nina boleh minta sepeda, /otoped atau yang lain, pasti akan ayah kasih.” Sambil memegang tangan ayah saya, Nina memohon “nanti kalau ayah datang sama ibu ke sini, saya minta ayah bawa foto bareng ayah, ibu dan kakak-kakak, boleh khan ayah?”
Tiba-tiba kaki orang tua saya lunglai, dia terduduk, bersimpuh di depan Nina. Dia peluk lagi Nina sambil bertanya; “buat apa foto itu nak?” Tanpa ragu Nina menjawab “Nina ingin tunjukkan sama temen-temen Nina di sekolah, ini foto ayah Nina, ini ibu Nina, ini kakak-kakak Nina.” Ayah saya memeluk Nina semakin erat, seolah ia tak mau berpisah dengan seorang bocah yang menjadi guru kehidupan di hari itu.
Terima kasih Nina, walau usiamu masih belia kau telah mengajarkan kepada kami tentang makna berbagi cinta. Berbagilah cinta, karena itu lebih bermakna dibandingkan dengan sesuatu yang kasat mata. Berbagilah cinta, maka kehidupan anda akan lebih bermakna. Berbagilah cinta agar orang lain merasakan keberadaan anda di dunia.

cerpen sedih


Cerpen Remaja - Milikku, Milikmu, Milik Kita

MILIKKU, MILIKMU, MILIK KITA
Cerpen Karya Listya Adinugroho

Alkisah, ada sebuah zaman bernama Dahulu. Alkisah lagi, pada Zaman Dahulu hiduplah sesosok pria sejati perkasa bernama Arte Le Matika.Biasanya ia dipanggil Pak Arte. Karena telah mendapat sebutan “pak”, maka Pak Arte sudah memiliki seorang anak. Anaknya saya enggak tahu. Jadi gak usah diceritakan. Pak Arte adalah seorang pemotong professional atau biasa disebut Master Potong. Selama 35 tahun ia hidup, ia sudah melakukan berbagai macam perpotongan. Ia pernah mendapat juara 1 lomba memotong ekor semut tingkat nasional. Selain itu, ia juga pernah memotong kuku 10 harimau di alam bebas. Ia juga pernah juara joget potong bebek angsa. Pokoknya segala macam potong ia sudah menjadi ahlinya. Namun hanya 1 yang belum bisa ia lakukan, yaitu memotong tali persaudaraan dengan orang-orang yang ia kenal. Wesyeh….
Cerpen Remaja - Milikku, Milikmu, Milik Kita
Suatu hari, Pak Arte sedang berjalan-jalan di depan gubuk berlantai 3 miliknya. Langkah demi langkah telah ia langkahkan. Namun, langkahnya terhenti pada langkah ke seribu. Ia langsung mengambil langkah seribu. Loh? Ia terhenti karena melihat sebuah pohon yang indah nan membahana. Pohon itu adalah pohon yang diincar para pemotong kayu di seluruh dunia. Kayu dari pohon itu sangat cucok jika dijadikan bahan bangunan rumah. Kebetulan Pak Arte sedang membutuhkan kayu untuk membuat kandang semut kesayangannya, Antix. Antix adalah semut yang pernah menyelamatkan nyawanya. Waktu itu Pak Arte sedang memotong rumput di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Namun tiba-tiba muncul orang tak dikenal sedang marah-marah karena rumput di GBK sudah habis. Orang itu ngamuk dan menghentakkan kakinya ke tanah 3 kali. Lalu dia mengangkat satu tangannya dan berteriak sekeras-kerasnya, “HABIS DIBALAS HABIS. RUMPUT DI GBK SUDAH HABIS. KAU JUGA AKAN HABIS SEHABIS-HABISNYA. DEMI TUHAAAAAAAAANNNN!!!!!!!”. Lalu muncullah ledakan yang maha dahsyat. Pak Arte langsung tiarap dan pura-pura mati. Sangat beruntung, karena ia tiarap, ia tidak terkena efek ledakan pria yang mengamuk tadi. Andai saja ia memasang posisi badannya lebih tinggi sedikit saja, mungkin nyawanya telah melayang jauh tinggi ke angkasa. Setelah ledakan berakhir, ia melihat seekor semut di kepalanya. Ia bersyukur, untung saja semut itu tidak menggigitnya saat terjadi ledakan. Andai semut itu menggigit, pasti Pak Arte kaget dan mengangkat badannya dan bisa terkena ledakan yang super dahsyat itu. Ia langsung merawat semut itu sebagai tanda terimakasihnya. Gitu lho ceritanya.

Setelah beberapa menit mem-flashback masa lalunya, Pak Arte langsung memotong pohon itu (lebih tepatnya menebang). Karena sudah menjadi keahliannya, tak butuh waktu lama untuk menebangnya. Hanya sekali libas saja, kayu-kayu dari pohon itu sudah menjadi susunan balok kayu yang rapi. Kayu itu langsung dibawa pulang untuk langsung dijadikan kandang. Setelah sampai di rumah, ia langsung bergegas untuk membangun kandang semut. Seluruh ahli bangunan professional diundang kerumahnya demi terbangunnya kandang semut dengan maksimal. Guna menjaga keamanan saat pembangunan, Pak Arte juga menyewa sejumlah tentara angkatan darat yang jumlahnya kurang lebih 20 ribu personel. Detik-demi detik telah berlalu. Sedikit demi sedikit, akhirnya kandang semut itu jadi juga. Fondasi dan tiang-tiang sudah kokoh. Dindingnya sudah dilapisi cat anti bochor. Hanya saja, perlengkapan dalamnya yang masih kurang, yaitu AC, gym, dan kolam renang. Namun itu bukan persoalan yang sulit. Sepuluh menit lagi, mungkin sudah jadi.

Setelah selesai mengurus kandang semut, Pak Arte sudah merasa lega. Nafas yang ia hela sudah semakin ringan seperti kapas putih yang suci. Wush…

Suatu hari,Pak Arte sedang tiduran di depan rumahnya sambil menatap indahnya sang mentari. Beberapa kali matanya terbakar. Tiba-tiba terlihat sebuah cahaya yang sangat terang. Begitu kagetnya ketika Pak Arte melihat tanah yang terkena cahaya itu mengeluarkan asap. Ternyata itu adalah sinar matahari langsung. Lapisan ozon bumi sudah bochor-bochor. Sudah tidak ada lagi yang melindungi bumi dari sinar matahari. Lebih parah lagi, semakin lama, sinar matahari itu semakin banyak dan muncul api di mana-mana. Suasana pun menjadi sangat panas. Pak Arte langsung keringetan. Bahkan saking panasnya, keringat Pak Arte sampai mengeluarkan keringat. Semua orang panik dan berlarian tanpa arah yang pasti.

Ditengah suasana panik, tiba-tiba muncul secercah cahaya. Dan itu adalah seorang Peri Bumi. Peri itu akan menolong bumi untuk menghentikan becana yang super ini, namun ada satu syarat. Peri itu meminta Pak Arte untuk mencari 1000 pohon di kabupaten tersebut untuk dikorbankan menambal lapizan oson yang rusak (waduh kebalik). Pak Arte pun langsung bergegas mencari pohon. Seluruh kabupaten ia jelajahi dan ia telah menemukan 999 pohon. Sialnya, pohon yang ke 999 itu adalah pohon terakhir di kabupaten tersebut. Karena tidak sesuai syarat, Peri Bumi itu tidak jadi menolong bumi dan hendak pergi. Pak Arte langsung teringat pada pohon yang ia tebang sehari lalu. Andai saja pohon itu tidak ia tebang, mungkin saat ini bumi bisa diselamatkan. Namun tukang nasi sudah menjadi tukang bubur, semua sudah terlanjur. Ia pun meneteskan air mata sebagai wujud penyesalannya. Ia sangat menyesal karena perbuatannya. Ia langsung meminta Peri Bumi agar ia dijadikan pohon yang ke seribu untuk dikorbankan agar bumi bisa selamat. Peri itu pun mengabulkan permintaannya.

Pak Arte diubah menjadi sebuah pohon. Peri Bumi kemudian mengangkat tongkat sihirnya. Satu demi satu, pohon di kabupaten itu hilang, hingga sampai pohon yang ke seribu. Alhasil, lapizan oson (aduh kebalik lagi) sudah utuh kembali. Bencana mengerikan itu sudah berhenti. Bumi kembali dingin. Semua orang bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan.

Semenjak kejadian tersebut, orang-orang tidak mau lagi menebang pohon sembarangan. Bahkan mereka selalu menanam pohon baru setiap harinya. Bumi menjadi semakin hijau dan semakin nyaman untuk dihuni. Setiap hela nafas, yang terhirup adalah oksigen murni nan suci yang memiliki berjuta manfaat bagi semua makhluk hidup di dunia. Semua makhluk hidup hidup bahagia. Selesai.

Cerita ini memang hanyalah fiksi belaka. Tapi apa salahnya jika kita mengambil dan mengamalkan sisi positif dari cerita ini. Apa salahnya jika kita berhenti menebang pohon sembarangan dan sering menanam pohon. Toh ini juga untuk kebaikan bumi kita juga. Bencana yang timbul di cerita ini juga hanyalah fiksi dan akan tetap menjadi fiksi jika kita benar-benar menjaga bumi. Tidak menutup kemungkinan jika kita terus merusak bumi, maka bencana ini bisa menjadi non fiksi atau kenyataan. Tapi apakah kita akan menunggu sampai kejadian mengerikan ini terjadi? Tentu tidak. Ingat! Di dunia nyata tidak ada Peri Bumi seperti di cerita ini. Sekali bencana mengerikan itu terjadi, maka sudah tidak bisa dihindari lagi. Kita akan musnah dengan sangat konyol dan sangat hina. Mulai dari sekarang, marilah kita rawat bumi karena bumi ini bukan hanya milikku, bukan hanya milikmu, tapi bumi adalah milik kita. Lets Go Green and Save Our Earth.

PROFIL PENULIS
Facebook saya Listya Adinugroho. Akan senang berteman dengan anda-anda

Baca juga Cerpen Remaja yang lainnya.



Linang Air Mata Pinang - Cerpen Cinta Romantis
LINANG AIR MATA PINANG
Cerpen Karya Listya Adinugroho

Cerita ini hanya fiksi belaka, apabila nama, sifat, tempat, atau nasib tidak nyata, ya itulah namanya fiksi.

Di suatu saat, namun bukan saat terindah atau saat terakhir, ada sebuah kampung bernama Kampung Naga. Dinamakan Kampung Naga karena di kampung itu terdapat banyak kebun buah naga dan banyak orang naik naga. Orang-orang memilih naik naga karena ekonomis dan bebas macet. Maklum lah, di kampung yang hanya berluas 50.000 hektar ini memiliki 13.345 orang warga dan hampir 95% wilayah dibangun rumah, hotel, tower, dan bangunan lainnya. Untuk mengatasi sulitnya transportasi karena minim ruang, warga sepakat memelihara naga dan elang untuk transportasi. Bagi pengunjung luar kampung tak perlu kuatir karena di dekat pintu masuk kampung, disediakan parkiran kendaraan seluas 1000 hektar dan ada penyewaan naga + elang.
Linang Air Mata Pinang - Cerpen Cinta Romantis
Setiap tanggal 17 Agustus, Kampung Naga mengadakan lomba 17an seperti kampung-kampung yang lain. Namun kampung Naga hanya mengadakan 3 lomba saja. Lomba pertama adalah balap karung jarak pendek, menengah, estafet, dan marathon. Ada juga lomba makan kerupuk kecil-kecilan. Diameter kerupuknya hanya sekitar 0.009 km. Banyak korban jiwa di permainan ini. Sekurang-kurangnya ada 3-87 warga sakit jiwa karena stress kerupuknya gak habis-habis. Hanya ada 1 orang yang bisa memenangkan lomba itu, yaitu Pak Udang, seorang master krupuk lulusan STIGMA (Sekolah Tinggi Ilmu Goreng Menggoreng Ahay) jurusan perkrupukan. Selain itu ia juga telah lulus di banyak universitas seperti UCI, UALAI, STIP, dan STNIP (Lihat catatan saya sebelumnya). Ia telah mengoleksi jutaan gelar (wesyeh, hiperbola). Karena itulah ia dijuluki Si Jenius. Sejak saat itu orang-orang tidak akan marah, atau bahkan malah merasa bangga jika ia dibilang otak udang karena faktanya otaknya Udang sangat luar biasa. Pak udang berhasil menghabiskan kerupuk tersebut dalam waktu 5 menit 12 jam dan tercatat di Guinness Book of Record.

Lomba yang terakhir adalah lomba panjat pinang. Lombanya simple sih, cuma sebatang pohon pinang dilumuri lem kayu di 3m pertama, dilumuri oli di 3m kedua, dan ditancapi pecahan beling di 3m terakhir. Jadi tingginya 9 meter. Di pucuk pinang tersebut ada berbagai macam hadiah kecil, seperti emas batangan, emas cairan, 2 buah televisi 29 inchi, motor gedhe, 3 truck, 2 bus pariwisata, dan hadiah utama sebuah kapal laut. Semua digantung di pucuk pinang tersebut. Hadiahnya memang menggiurkan, tapi tergiur saja belum bisa menjadi pemenang. Banyak korban yang berjatuhan di lomba ini, bahkan yang terjatuh sudah tak bisa bangkit lagi. Namun setidaknya mereka tidak tenggelam dalam lautan luka dalam. Mereka juga tidak tersesat dan masih tahu arah jalan pulang. Tapi mereka penuh butiran debu.

Layaknya lomba makan kerupuk, disini juga ada master panjat pinang, ia adalah Pak Panjat. Ia tergolong orang yang sudah sukses karena ia telah berpengalaman memanjat terjalnya tebing kehidupan. Ibarat superhero, Pak Panjat adalah fusion dari Spiderman, Hulk, dan Superman. Jadi ia kekar seperti hulk, pandai memanjat seperti spiderman, dan bisa terbang seperti superman. Di lomba panjat pinang, ia memiliki 3 opsi, mau memanjat menggunakan kaedah spiderman, atau merusak pinangnya menggunakan kaedah hulk, atau ia terbang dan langsung mengambil hadiahnya. Tapi opsi kedua dan ketiga tidak mencerminkan sikap fair play dan menurutnya kejujuran adalah kemenangan yang terbaik. Jadi ia menggunakan opsi pertama. Ia pun berusaha memanjat pinang itu dengan penuh semangat sambil ngomong “pucuk, pucuk, pucuk!!”. Oh iya, lomba panjat pinang ini sifatnya individu ya, bukan kelompok. Akhirnya Pak Panjat sampai di pucuk dengan sukses. Gitu ceritanya.

Itu tadi cuma flashback ya, kini Pak Udang dan Pak Panjat sudah pensiun di lomba 17an di usia 25 tahun. Mereka sudah dikaruniai seorang putra yang diharapkan bisa meneruskan prestasi bapaknya. Anak pak Udang diberi nama Kerupuk Gurih Nan Renyah, diharapkan bisa meneruskan bakat ayahnya sebagai kerupukers. Lalu anaknya pak Panjat diberi nama Pinang Kau Dengan Bismillah, diharapkan bisa meneruskan bakat ayahnya sebagai pinangisty. Pinang dan Kerupuk selalu bermain bersama hingga menjadi sahabat baik.

Waktu terus berjalan, kadang jalan cepat, kadang jalan santai, dan tetap mengharapkan jalan terbaik. Kerupuk dan Pinang sudah gedhe. Dan amazingnya mereka tidak melalui fase alay. Keren. Mereka kini sudah sweet twenty three. Kerupuk bersama ayahnya pergi ke Negara Gorengan untuk menemui ketiga sepupunya, Mendoanisty, Bakwanisius, dan Combroista. Sedangkan Pinang tetap di kampung Naga dan sekarang ia dipercaya menjadi pemimpin kampung Naga. Pinang berharap kampung Naga bisa terbang tinggi layaknya naga terbang.

Saat itu adalah tanggal 17 Agustus. Kampung Naga dibawah kepemimpinan Pinang (belum “Pak” soalnya belum punya anak) menjalani debutnya mengadakan lomba 17an. Kali ini lomba lebih variatif, dari yang awalnya Cuma 3 lomba, kini sudah tumbuh dan berkembang menjadi 78 lomba yang tak bisa saya sebutkan satu per satu. Pinang sebagai pemimpin pun tak mau tinggal diam, ia juga ikut lomba 17an, khususnya lomba panjat pinang. Seperti cerminan ayahnya, Pinang memanjat pinang dengan penuh semangat. Di tengah perjalanan menuju puncak, ia melihat sesosok makhluk yang bersinar. Setelah ia lihat dengan kacamata double visornya, ternyata itu adalah gadis cantik nan mempesona. Akhirnya ia masuk dalam kondisi melamun. Ia terpana, mulutnya pun menganga, hingga udara memiliki 2 opsi untuk masuk ke system pernafasannya, lewat jalur hidung atau jalur mulut, tapi udara tetap berharap lewat jalur undangan.

Sorak sorai penonton yang ada di bawah membangunkan Pinang dari lamunannya. Dan saat ia mencoba mencari gadis itu, sudah tidak ada. Pinang pun buru-buru naik ke pucuk agar bisa menemukan gadis itu lagi. Setelah sampai pucuk ia pun menemukan gadis itu. Ia melihat dari kejauhan betapa cantiknya gadis itu, betapa mempesonanya setiap gerak gerik tubuhnya. Tapi senikmat-nikmatnya nasi goreng gurih, tidak menutup kemungkinan ada cabe rawit di dalamnya. Semanis-manisnya air madu, tak menutup kemungkinan ada racun di dalamnya. Pinang terus memonitor setiap aktivitas gadis itu. Ia memperhatikan kemana gadis itu pergi, sampai akhirnya gadis itu berlabuh pada sesosok pria tampan, menggandeng tangannya, tertawa ceria bersama, dan pergi berlalu begitu saja. JLEG!! Hati Pinang seketika tersentak. Namun itu belum berakhir. Betapa sakitnya hati Pinang melihat pasangan itu memakai cincin di jari manis mereka, dan yang lebih menyakitkan adalah saat ia tahu lelaki yang besama dengan gadis itu adalah Kerupuk. Ia pun langsung gantung diri di pucuk pinang tersebut. Selesai.

Mungkin ini ya yang dimaksud ending cerita yang menggantung. Walaupun ini hanya cerita fiksi, tapi bolehlah kita mengambil pelajaran nyata di dalamnya. Hidup memang akan lebih indah jika terdapat cinta selama kita bisa mengendalikan cinta tersebut. Namun cinta juga bisa membunuh kita jika kita tidak tahu cara mengendalikannya. Itulah kenapa ada judul lagu “Indahnya Cinta” dan ada judul lagu “Cinta Ini Membunuhku”. Yang terpenting adalah mencintai kita sendiri, karena dengan mencintai diri sendiri kita sudah mencerminkan cinta kepada tuhan (mencintai ciptaan-Nya), mencerminkan cinta kepada orang tua (mencintai anak kesayangan mereka), mencerminkan cinta pada sahabat kita (mencintai sahabat mereka), dan mencerminkan cinta pada pasangan kita (mencintai pasangannya).

PROFIL PENULIS
Manusia biasa bernama Listya Adinugroho. Facebook saya Listya Adinugroho. Mungkin jika ada yang mau menjalin hubungan yang lebih dekat bisa chatting2-an

Baca juga Cerpen CInta dan Cerpen Romantis yang lainnya



SALAHKAH KITA
Cerpen Karya Ayu Siska Irianty

I don’t know what matter in your heart, but I know sure if you loved me. Yeah, as what say to me that close of your sweet lip. Believe or no? but what clear I will always waiting you, dear. Hoping you not will forget our the moment, dear.

Dinda cameliana putri, panggil saja amel. Ya sebutan amel untukku memang dari panggilan dari mama dan papaku sewaktu aku kecil hingga aku menginjak usia remaja kini. Tapi jika disekolah aku akrab dipanggil dinda. Aku kini masih duduk dikelas IX ditingkat SMP Negeri dikotaku ini. 
Disekolah, aku memang paling familiar jail dan sering up-to-date kalo soal penampilan. Yah walaupun aku gak smart-smart amat dan sering pemalu, tapi disini aku memiliki teman yang banyak dan baik-baik semua sama aku. Aku tuh adalah anak tunggal dari 2bersaudara, yang satu lagi adikku yang masih duduk ditingkat SD kelas 4. Aku disini punya sahabat baik, namanya safa, meisya, dan lasti. Mereka bertiga adalah sahabat terbaikku, disekolah maupun dimana saja aku bersama mereka selalu bersama kalo soal JJ alias jalan-jalan gitu. Nih ya, aku sebutin ciri-ciri semua dari temanku dan aku juga pastinya. Dari ciri fisik maupun sikap dimulai dari aku. 
Cerpen Cinta Romantis - Salahkah Kita
Namaku amel, aku tu orangnya bisa dibilang manja, kadang suka jail sama para kawan-kawanku, aku juga paling smart in English language, dan paling suka menulis or mengarang gitu. Kalo soal fisik sih, aku bisa dibilang imut dan katanya cantik, berkulit putih, tinggi, berambut cukup panjang dan gitu deh pokoknya. Nggak usah dijelasin secara detail ya, ntar malah kepanjangan lagi, hehehe. Dan ini kawanku namanya meisya, dia tuh bisa dibilang tajir sih, abisnya diantara persahabatan kita yang paling tajir itu memang sih meisya. Orangnya suka bercanda, ngisengin orang sekalipun juga pernah, tapi yang pastinya dia tuh baiklah, pengertian sama sahabat. Meisya itu orangnya tinggi, cantik, berambut sebahu, gaya rambutnya sering chance style mulu, kulitnya kuning langsat, emmm.. apa lagi ya, kalo pas pelajaran sih memang jagonya soal hitung-hitungan. Nah yang satu ini namanya safa, dia itu orangnya cukup tomboy, asyik, suka bercanda, pokoknya care deh sama kawan-kawannya. Safa itu tinggi, manis, berkulit kuning langsat, dan rambutnya cukup panjang. Dan yang satu kawanku lagi namanya lasti, dia it’s funny, jail juga sama seperti aku, suka tolong menolong, dan dia paling antusias kalo soal agama Islamic. Dia cukup tinggi, berkulit putih, rambutnya sebahu, dan imut deh. Nah sudahkan aku kenalin ke-3 sahabatku ini. Pokoknya mereka itu sahabat yang T O P deh buatku. Oh iya, aku lupa, aku lupa ngenalin pacarku nih. Namanya Reza, dia tuh orangnya cute, charming, tinggi, smart, jago basket, mathematic, pokoknya it’s perfect deh. Aku pacaran sama reza udah berjalan 2tahun. Oh ya, disini aku akan bercerita tentang my love story. Dimulai saat aku masuk SMP kelas VII.
Pagi ini sekitar pukul 09.00 jam istirahat sekolah, aku lagi makan-makan dikantin bersama ke-3 sahabatku.

Dan saat itu aku melihat ada mata yang selalu melihatku. Entah siapa tapi dia itu cowok, aku sedikit sekilas melihat wajahnya juga. Dia putih, charming sih, dan apa lagi ya? Ah, cuman itu yang aku ingat. Lantas ngapain tuh cowok menatapku terus? Bikin aku risih deh, malu tau. Dan hari ke-2 aku kebetulan ketemu dia sicowok misterius yang sering curi-curi pandang gitu ke aku. Aku bertemu dia di book store. Tepatnya dia sendiri, dan aku bersama ke-2 temanku, hanya safa yang tidak ikutan karena dia lagi sibuk.
“HEI” sapaku pada cowok itu yang tampak melihatku dari arah balik buku komik yang dibacanya. Nah, dia kepergok olehku sekarang.
“hah, kamu?” ucapnya terbata-bata “nah, sekarang tertangkap deh! Kamu ngapain sih, ngeliatin aku mulu?” tanyaku. “ngeliatin kamu?” ucapnya “he’e, sorry ya bukannya aku G-R sama kamu, emang kenyataannya kok. Kawan-kawanku banyak juga yang bilang gitu sama aku”
“ehmm.. abisnya kamu cantik sih, mangkanya aku ngeliatin kamu terus and gak ada bosannya” aku diam mendengar ucapannya. Hah or what? Cantik? Be beauty katanya, jujur ya.. baru kali ini aku dipuji sama seorang cowok apalagi sama pria tampan seperti dia. Ih, kenapa hatiku jadi terkiut gini sih saat mendengar pujiannya itu, lamunanku.
“hei, kenapa melamun? Ehmm.. aku tau, kamu pasti malu ya? Dipuji gitu sama aku, ya emang itu kenyataannya kok. Lagian kalo aku bohong, mana mungkin aku betah terus ngeliatin kamu, hayooo” ucapnya mengguyar lamunanku.
“so G-R banget sih kamu, ya udah aku pergi dulu ya?” kataku sambil beranjak dari tempat duduk. “eh, tunggu! Nama kamu siapa?” tanyanya “amel atau kamu bisa panggil aku dinda, terserah deh maunya yang mana” kataku “aku panggil kamu dinda saja deh, oh ya namaku reza” katanya “ya udah, aku pergi dulu ya? Reza” ucapku sambil pergi.
***

“hah, jadi kamu udah kenalan sama reza?” ucap misya. “ehmm.. iya gitulah, abisnya aku penasaran sih kenapa dia ngeliat aku mulu” kataku “terus dia bilang apa sama kamu?” ucap lasti “cantik” singkatku “CANTIK??” ucap lasti dan misya secara bersamaan. “iya, emangnya kenapa?” ucapku “ya gak apa-apa, kita cuman heran aja mel. Kenapa tu anak tiba-tiba bilang seperti itu?” kata misya “apa jangan –jangan reza naksir kamu ya?” sambar lasti “hah? Mana mungkin?” ucapku “mungkin aja, buktinya aja reza ngeliat kamu mulu and kedua kalinya dia bilang kalo kamu cantik” kata misya “itu modus mel, dia itu naksir kamulah. Kalo nggak? Mana mungkin dia mau ngeliatin kamu mulu” kata lasti. “kalo diliat-liat reza itu ganteng juga loh mel. kalo misal reza naksir kamu, reaksi kamu bakal apaan?” ucap misya sambil nengok ke reza yang baru aja tertangkap basah ngeliatin ke arahku.
Jam menunjukkan pukul 13.15, belpun berbunyi tanda untuk pulang. Aku lagi nunggu jemputan ayahku saat itu juga, tiba-tiba aku mendengar suara yang memanggilku “dinda” sapa reza berlari menemuiku saat itu juga, oh my god.. kenapa aku jadi salting gini sih, ah apa iya aku juga naksir sama reza. “oh ya, kamu dinda anak kelas 7F kan?” reza menebak ruang kelasku, ya jelas dia tau. Ya selain dia curi-curi pandang, ternyata dia juga sempat cari tau tentang aku. “kok kamu tau? Terus kamu sendiri kakak kelasku kan? Tapi kelas 8 apa sih?” tanyaku “ya aku tau, dan kamu gak perlu tau aku tau tentang kamu darimana. Aku anak kelas 8A, kamu lagi nunggu jemputan kan?” kata reza. Kalo dilihat-lihat benar juga kata misya dan lasti, reza itu ganteng. Ih, kenapa jadi mikirin dia ya? Ini nih, gara-gara nih anak natap aku mulu, aku jadi ketularan mikir dia, batinku. “hei, kenapa melamun?” sambar reza menyadarkanku “eh iya.. aku duluan ya? Bye” ucapku sambil menghampiri mobil ayahku yang baru datang. Reza hanya tersenyum melihat kepergianku. Dinda, kamulah seorang hawa yang aku cari, bidadari cantik bagiku dan baik hati, lucu walau sedikit tomboy. Kamulah pujaan hati ini, aku gak bisa lebih lama lagi memendam rasa ini, secepatnya kamu harus tau din dan jika aku menyukaimu, batin reza.
“kak amel? Kak?” panggil mira adikku yang baru saja masuk ke kamarku “kak amel mana sih?” mira melihat HP-ku yang lagi bergetar dimeja belajarku. Mira mendekati HP-ku dan mengangkat telfon dari.. entahlah nomer baru dihandphoneku. “hallo ini nomer kamu kan din, dinda ini aku reza. Kamu masih ingatkan? Pulang sekolah tadikan kita jalan bareng?” mira menutup telfon itu “hallo din, dinda, dinda? Kenapa ditutup sih?” ucap reza dengan wajah kesal. “reza? Pasti itu pacarnya kak amel, hehehe” ucap mira sambil tertawa kecil.
“hei mira, ngapain kamu disini? Pakai megang hp kakak lagi, hayo kamu ngapain tadi?” sambarku dihadapan mira dan langsung mengambil HP-ku yang ada digenggaman adikku itu “ehmm.. kak amel pacaran ya?” kata mira “pacaran? Nggak kok, wong kak amel nggak pacaran tuh” kataku “terus reza itu siapa? Kalo bukan pcarnya kak amel, hayo ngaku deh? Kalo nggak ngaku, tak aduin ke ibu dan ayah loh” kata mira “ih, dibilangi juga kakak tuh gak pacaran tau, reza itu cuman teman kakak doang. Ya udah terserah kalo gak percaya, yang penting kakak udah jujur sama adek” kataku kesal “beneran kak? Gak bohong kan?” ucap mira “iya dek, mendingan sekarang adek keluar aja deh sana” aku menyeret adekku keluar kamar dan segera aku menutup pintu “kak, kakak! Adek mau minta bantuan buat ngerjain PR bahasa inggris adek kak” ucap mira yang lagi teriak dari luar kamar “kakak lagi sibuk” ucapku sambil menutup kuping.
***

I don’t know with this all, what is this a love? I fall’in love with reza? Oh my god, in fast I felt fall in love. God, what is right? He is my dear that is I search?

“hai dinda” sapa reza ngedeketin aku “reza, ada apa ya?” tanyaku “ntar malam kamu gak sibuk kan?” tanya reza kembali “nggak, emangnya kenapa?” tanyaku “aku mo ngajak kamu dinner, kamu mo nggak?” ajak reza “dinner? Boleh” ucapku “wah, thanks ya din. Oh ya aku ke kelas ya? See you later” ucap reza. Ya tuhan? Kenapa dengan hatiku ini, kok aku jadi deg degkan and gugup, salting gini lagi, apa bener nih rasanya cinta, jatuh cinta sama reza, batinku.
“hah, kamu diajak dinner sama reza?” kata misya “yang benar kamu mel?” kata lasti “iyalah, mana mungkin aku bohong sama kalian” kataku “wait..wait, modus nih mel, jangan-jangan sireza itu mo nembak kamu, mel” kata lasti kembali “hah, nembak?” kataku dengan kaget mendengar ucapan mereka berdua. “hai guys” sapa safa yang baru saja muncul dihadapan kita “safa” jawabku serempak dengan misya dan lasti “hai guys, oh ya aku denger kalian ngomong nembak gitu, emang mo nembak siapa?” ucap safa “oh itu masalahnya amel nih, dia lagi mo ditembak sama cowok loh” kata misya “hah, amel? Wah, siapa sih cowok itu?” kata safa “ada deh, ntar kamu juga tau fa, tapi ntar malam kita bakalan bantuin acara dinner kamu mel” kata lasti “ehmm.. jadi gak yakin deh” kataku sambil menghela nafas. “udah, don’t worry! Semuanya bakal berjalan lancar kok” kata misya meyakinkan. “safa, kamu sejak kapan balik kesini? Kok gak bilang-bilang kita sih” ucapku “yaa.. biar surprise aja gitu” kata safa.

Pukul menunjukkan 18.30. lasti, safa, misya, dan aku sudah berada dikamarku. Kini mereka akan ngebantuin aku dalam masalah fashion or penampilan. Mulai dari pakaian dibantu oleh misya dan accessories dibantu oleh safa dan masalah dandan dibantu lasti juga dibantu dengan yang lain. Setelah semua selesai, TARAAA!!! Akhirnya gaun dengan sedikit accessories yang aku pakai dan dandanan wajah yang cukup sederhana ternyata juga bisa merubah penampilanku menjadi Cinderella malam ini. Jam menunjukkan pukul 19.30, tersita dalam beberapa menit aku telat dinner bareng reza akibat berdandan yang cukup lama. Tak apalah! Sekarang akupun berangkat ke restoran yang dijanjikan reza untukku sambil ditemenin sama para kawan-kawan.

Akhirnya sampai juga deh, “udah sana deketin mel, kasian reza tuh nunggu lama loh” ucap misya. Akupun mulai mendekat kea rah reza dengan sedikit salting “ehmm.. hai” sapaku agak sedikit gugup sama reza “dinda, wah kamu terlihat cantik mala mini, silahkan duduk” reza mempersilahkanku. Setelah memesan makanan, “din, ada sesuatu yang pengen aku omongin ke kamu” kata reza memulai pembicaraan “apa?” tanyaku “kamu mo nggak jadi pacarku?” rezapun mulai nembak aku dan akupun kaget mendengar ucapan reza “apa? Pacar?” kataku dengan gugup. Ya tuhan, aku harus jawab apa ya? Aku sih memang jatuh cinta sama dia, aku jawab… “iya aku mau” kataku salting “beneran din? Makasih ya din, berarti kita pacaran dong” ucap reza dengan tersenyum manis dihadapanku.
Aku sedikit gak nyadar, kalo ternyata kawan-kawanku malah ngintipin aku dibalik pintu resto. “wah, selamat nih mel? Dapet gebetan baru, first love pula” kata misya “bener kan dugaan aku, dia pasti nembak kamu, so sweet deh” kata lasti “reza itu ganteng juga ya? Cocok kok sama kamu mel” kata safa “ih, kalian itu kenapa muji aku mulu sih. Malu tau” kataku “cieeee” ucap kawan-kawanku dan aku malah tersenyum malu gitu. Ehmmm.. semoga aja sireza gak bakalan nyakitin aku, dia memang cowok pujaan hati ini. Uhh, reza.. aku sayang BGT sama kamu, batinku.
***

I don’t know as what feel the sick in heart, but justnow I felt broken heart what right. He gone me alone here. I sick here, but with your say.. I can accept that, although poignant.. but I promise should waiting you, wish you always think me..

“selamat bagi siswa-siswi kelas 9, kalian telah lulus semua 100%” aku mendengar itu semua pada saat MC ngomong dipanggung udah senang, ngedengerin jika seluruh siswa-siswi tingkatan reza yang udah duduk dibangku akhir udah lulus semua. Aku jadi mikir, reza bakalan ninggalin aku. Apalagi dia bakalan sekolah tingkat SMA diluar kota, dikota bandung lagi, itukan jauh. Aku akan tinggal disini sendirian tanpa ada dia disisiku lagi, selamat rezazz? Kamu udah lulus. Aku juga ikut bangga ngedengernya, tapi entah kenapa aku jadi sedih karena kamu bakalan ninggalin aku.
“din, aku lulus! Dan aku udah gak sekolah lagi disini, aku bangga bisa lulus tapi aku gak senang karena aku harus pisah sama kamu, tapi aku janji din.. janji akan kembali lagi sama kamu, dan aku akan balik kesini lagi dan berada disisi kamu. Aku gak mau hubungan kita break disini aja, kamu mo kan? Nungguin aku?” ucap reza sambil memegang kedua tanganku “iya rez, aku masih sayang sama kamu. Mana mungkin sih, aku gak mo nungguin orang yang aku cintai, aku selalu ada disini dan selalu nunggu kamu rez, selamat ya? Kamu udah lulus dan dapet nilai terbaik pula, aku bangga sama kamu” kataku sambil menahan air mataku yang hampir jatuh “makasih din, ini kado mini dariku. Anggap aja kenangan dariku, biar kamu bisa ingat aku lagi. Sampai jumpa din” ucapan terakhir dari reza.
Akupun membuka kado yang diberi reza, berbentuk kotak hati dengan gambar hati dan teddy serta dihias pita pink yang menambah kecantikan kado mini itu. Dan isinya itu ‘kalung couple yang reza berikan untukku dan yang satunya mungkin udah dipakai oleh dia, dan beberapa fotoku dan reza, juga mawar mini yang baru aja reza petik untukku agar aku selalu ngejaga mawar itu’ aku menutup kotak hati itu. Aku gak tahan untuk menangis dan saat itu juga air matak jatuh “aku gak boleh nangis, aku gak mo jadi gadis yang cengeng. Aku bangga reza bisa lulus dan dia bisa sekolah yang diinginkan, tapi kenapa aku sedih sih? Aku sayang sama kamu rez, berat rasanya jika aku gak bisa bersama kamu, aku bakalan janji buat selalu nunggu kamu”
***

Masa-masa aku ditingkat SMP pun sudah berlalu, kini aku duduk dikelas XI SMA dikota bandung. Yah aku ngikut tante dan omku yang tinggal dibandung sambil aku sekolah disana. Kenapa aku memilih bandung? Karena aku ingin mencari sesosok REZA disana. Dibandung aku bersekolah disebuah SMA yang cukup familiar dikota bandung. Namun aku belum satu sekolah dengan reza. Terus aku harus mencarinya dimana? Aku bingung tapi aku gak akan nyerah. Disini aku punya sahabat baru, namanya Andini. Dia kebetulan sekelas denganku mulai kelas X hingga masuk dikelas XI-IPA. Selama aku nsekolah disini, ada sih beberapa cowok yang aku taksir. Tapi aku putuskan cuman suka doang dan nggak lebih. Aku gak mau jadi penghianat yang ngebohongin cintaku sendiri cuman karena aku merasa jauh sama reza.
“lo beneran mo nungguin sireza? Lo aja gak tau reza itu ada dimana, kenapa lo nggak move on aja sih?” kata andini “hah, move on? Nggak iya, aku gak mau jadi cewek penghianat, aku tetap sama pendirianku sendiri kalo aku mo nungguin reza” kataku “sampai kapan sih lo jadi jomblowati gini din, gue kasian tau sama penderitaan lo. Lo kan lagi kesepian, kenapa lo gak pacaran dulu sama yang lain din, yah hitung-hitung lo nggak merasa kesepian din, kan masih ada benny atau kak gilang, dua cowok yang pernah lo taksir dan mereka sekarang malah jadi naksir lo” kata andini “aduh andini, nggak usah repot-repot deh buat comblangin gue segala, gue nggak butuh mereka. Okay” kataku.
“hai din” sapa kak gilang dihadapanku “hai juga kak” jawabku “kok kamu keliatan cuek gitu sih” kata kak gilang “masa sih kak? Menurutku biasa aja kok, aku permisi dulu ya kak? Mo balek ke kelas” ucapku sambil melangkah pergi . “gimana kak gilang, berhasil?” kata andini yang mendekat ke kak gilang. Ternyata rencana ini semuanya andini yang ngerencanain “nggak din, dia masih aja cuek and jutek gitu. Sebenernya dinda kenapa sih? Berubah sikap sama gue, padahal gue udah suka loh sama dia” kata gilang “ehmm.. there’s problem kali, yang sabar ya kak gilang? Yang penting kak gilang jangan nyerah dong buat dapetin hatinya dinda” “gak mungkin kalo gue nyerah gitu aja” kata gilang senyum sinis.
“dinda” sapa kak gilang yang terus selalu saja berusaha mendekati aku “ada apa sih kak? Kakak itu selalu saja ngedeketin dinda terus, padahal dinda kan udah jutek sama kakak” kataku dengan kesal “kak gilang gak akan pernah berhenti buat selalu dekat sama kamu din, karena kakak itu cinta sama kamu” kata gilang. Aku dengerin ucapan gilang aja udah kaget duluan, gimana nggak coba, dia menyatakan perasaannya ke aku, tapi aku ingat janjiku sama reza. Tapi disisi lain, aku suka sama kak gilang. Gimana ya, apa aku terima cintanya, tapi otomatis aku gak bisa nepat janji sama reza dong, ah nggak-nggak..nggak boleh “kak, aku tegaskan sekali lagi ya kak, aku gak suka sama kak gilang dan aku gak cinta sama kak gilang. Jadi mulai sekarag kak gilang gak usah deh, sok cari perhatian aku segala, dan gak usah ngedeketin aku segala, permisi kak” kataku dengan sedikit lagak cueknya sambil melangkah pergi.
Aku nggak bisa terus-terusan jauh dari kamu rez, kamu tega membiarkan rasa ini sakit rez, kapan sih kamu kembali ke aku lagi, aku cari kamu kemana aja. Dan aku masih sayang sama kamu. Apalagi sudah banyak cowok yang mencoba mencuri hatiku, tapi aku tetap bersikeras buat ngejaga hati kamu rez, aku gak bisa berpaling dari kamu rez, batinku.
***

Miracle will comes true for me, don’t know when it’s time? Can I talking away or near? He sure come for me, oh my love I really miss you :*

Sore itu aku berjalan ditaman, aku berjalan dengan sedikit melamun. Dan tiba-tiba “BRAKK” buku-buku itu terjatuh dihadapanku, yap aku nabrak seorang cowok yang mungkin sebaya denganku. Dan ketika aku melihat wajah cowok itu, dia mirip sama reza kekasihku. Ah masa sih, mana mungkin? Aku sedikit tak percaya kenyataan saat itu. “maaf aku gak sengaja” ucapku pada cowok itu “dinda” ucap cowok itu. Kok dia mengenali aku sih, aku heran deh, batinku. “ini aku din, reza! Apa kamu masih ingat?” ucap reza, yah dia reza kekasihku yang selama ini aku cari, ternyata aku menemui dia sekarang. “of course, aku masih ingat rez, kalo aku lupa. Mana mungkin aku masih menyimpan barang-barang kenangan yang kamu kasik ke aku, rez” kataku dengan meneteskan airmata dan aku mengusap airmataku “aku kangen sama kamu din” ucap reza sambil memelukku “aku juga rez” kataku “kamu jangan pernah ninggalin aku ya?” kata reza “yee.. yang ada kamu kali yang ninggalin aku” kataku tersenyum “yaaa..maaf deh, aku sayang sama kamu din” kataku “aku juga reza” kataku. Akhirnya kitapun saling bersama lagi untuk sekarang dan mungkin bertahan untuk selamanya.


Cara Membuat Wordpress



http://www.klikiri.com/wp-content/uploads/2013/06/wordpress-solid-logo.png 
Setelah sobat membaca WordPress terbaru Versi 3.6  yang dirilis mei 2013, tentunya sobat tentang sudah mengenal jauh tentang wordpress dan sudah tidak kebingungan lagi dalam memilih antara wordpress atau blogspot sebagai platform yang akan digunakan. kali ini kita akan mempelajari tentang Tutorial cara membuat WordPress dengan mudah, namun sebelumnya ane akan gambarkan lebih jelas sebelum sobat membuatnya, baik silahkan di pahami dengan baik :
 Terdapat 2 jenis blog wordpress, yaitu :
1. WordPress.com
jenis wordPress ini, sobat dapat langsung mendaftar dan memulai blogging tanpa harus membeli domain dan menyewa hosting, boleh dikatakan 100 % sobat tidak berurusan lagi dengan Domain dan Hosting.
2. WordPress.org
jenis WordPress ini sobat diwajibkan mempunyai atau membeli domain dan menyewa hosting, mendownload dan menginstall wordpress sendiri (Self Host) di localhost maupun di Penyedia Hosting sobat.
Tentunya sobat mulai mempunyai pilihan mana yang akan digunakan, tentunya WordPress.org mengaharuskan kita untuk mengeluarkan biaya untuk menyewa dan membeli hosting dan domain. sedangkan WordPress.com disini sobat bisa memulai belajar tentang WordPress tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun. Nah, maka dari itu bagi sobat klikiri yang baru mengenal WordPress, sebaiknya mencoba yang free dulu lah, dan setelah mempunyai bekal yang mantap barulah melangkah ke yang berbayar.

Bagaimana Tutorial Cara Membuat WordPress.com dan Cara Menginstallnya..?

Berikut ini akan ane jelaskan secara lengkap cara membuat akun WordPress dan membuat Blog WordPress.com. jadi jangan beranjak tadi kursi sobat untuk menyimaknya dengan baik.
1. Silahkan sobat menuju situs WordPress.com.
2. Klik Get Started untuk memulai pendaftarannya.
tutorial cara membuat wordpress 1
3. Kemudian lengkapi form registrasi blog yang akan dibuat, jika telah terisi dengan baik seanjutnya klik Create Blog.
tutorial cara membuat wordpress 2
  • E-mail address : Email yang akan digunakan untuk membuat blog.
  • Username : Nama yang akan anda gunakan saat Login ke Blog anda.
  • Password : Sandi yang akan anda gunakan saat Login ke Blog anda.
  • Blog Address : Alamat Blog(URL) yang akan dibuat.
4. Selanjutnya, Buka E-mail yang sobat gunakan tadi untuk menerima Pesan Aktivasi Blog sobat. untuk mengaktifkan klik Activate Blog.
tutorial cara membuat wordpress 3
5. Kemudian sobat akan diarahkan ke proses installasi-nya, masukkan Judul Blog, Slogan blog sobat, dan Jenis Bahasa kemudian klik Next Step.
tutorial cara membuat wordpress 4
6. Silahkan pilih Tema Default yang akan digunakan, disini ane memilih Tema Twenty Twelve sebagai bawaan dari WordPress 3.5.
tutorial cara membuat wordpress 5
7.Pada Step Costumize sobat lewatkan saja dengan mengklik Next Step.
8. Pada Step Selanjutnya, sobat dapat memulai membuat Postingan awal berupa Teks, Photo, Video, Link dan jika tidak silahkan klik Finished. disini ane coba membuat postingan awal dengan mengklik menu Teks.
tutorial cara membuat wordpress 7
9. Disini ane membuat Postingan awal dengan Judul Belajar WordPress. setelah itu Klik Publish.
tutorial cara membuat wordpress 8
10. maka, dengan otomatis sobat akan diarahkan ke profil sobat di WordPress.com. untuk memulai bekerja ke Dashboard wordpress sobat perhatikan pada gambar berikut.
tutorial cara membuat wordpress 9a
11. Selanjutnya akan Tampil Dashboard blog anggaplah sebagai dapur sobat untuk membuat postingan, mendesain blog sobat dan masih banyak lagi.
tutorial cara membuat wordpress 9
12. Nah, Penasaran tampilan blog anda..? Silahkan klik pada Browser Http://mappoleang.wordpress.com. dan berikut tampilannya.
tutorial cara membuat wordpress 10
13. Lalu, Bagaimana jika sobat telah Sign out dari blog sobat..? Sobat hanya mengetikkan pada browser Http://mappoleang.wordpress.com/wp-admin. dan silahkan login dengan Username dan Password sobat.
tutorial cara membuat wordpress 11
Kesimpulan
Sebenarnya, terdapat banyak cara menginstall wordpress secara gratis baik itu secara Self Hosting dengan domain gratis Contohnya Idhostinger, 000webhost dengan softaculous sebagai penginstall otomatis, namun ane kira cara diatas merupakan cara termudah diantara semua itu. dan setelah sobat cukup mendapatkan pengunjung blog yang tinggi sobat dapat membaca cara mendapatkan uang dari blog untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari blog. jika sobat memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang artikel kami ini atau ingin berbagi pengalaman sobat maka silahkan gulir ke bawah karena formulir komentar dibuat hanya untuk sobat. :D

Cinta Yang Tak Direstui BAPAK (YODHAFIIE)



==========
Kita memang saling mencinta
Juga saling menyayangi
Namun ada yang menghalangi
Cinta kita tak direstui

Bukannya aku tak mengerti
Akan kasih suci kita ini
Tapi aku tak menginginkan semua ini
Cinta yang tak direstui dari #BAPKKU

Aku mohon mengertilah
Orang tuaku seperti ini karena
Mereka sangat menyayangi
Aku tahu dan mengerti
Diri ini tak bermateri
==========
Dalam cinta terbersik keinginan saling memiliki
namun perlahan-perlahan batu besar menghadang
cinta ini pun terbawa ombak besar dan menghanyutkan
semua harapan yang terjalin lama

Saat kedua ortu menghadang jalan cinta ini
harapan tak lagi berjalan kiasan bayangan kan indahnya
masa depanpun lenyap,dimanakah aku harus mengadu

Pasrah kan keputusan yang sangat menyedihkan
tapi inilah cinta deritanya tiada berakhir
==========
Salahku yang tak punya apa-apa
Salahku yang hidup di keluarga biasa
Salahku yang bukan siapa-siapa
Salahku yang punya masa depan tak tentu

Mungkin ini sudah takdirku
Aku yang tak bisa membahagiakanmu
Terdiamku dalam asaku
Yang hanya bisa mencintaimu

Wajar orangtuaku menginginkanku berteman dulu denganmu
Mereka ingin aku bahagia
Mereka ingin aku bersamanya
Aku menanti dan akan di hatimu lagi

Hanya bingung yang saat ini kurasa
bingung  yang slalu menghantui
Membiarkanku menjadi milikmu
janganlah kamu pasrah, dengan cinta kita yang tak direstui

Biarkan hujan yang menghapus hati benci yang ada di hati bapak’qhu
Cerita cintaku dan kamu
Cintaku sudah pupus
Terhalang restu orangtuamu
==========
Cinta, begitu cepat engkau menyapa
hingga membuatku terlena oleh indahmu
dan akupun tak kuasa menghindar dari sayap cintamu
kau belai, kau buai ku terbang ke awan
namun saat cinta menagih usia, perpisahan pun tak dapat kutahan
==========
bukan salah cinta telah mempertemukan kita
namun kitalah yang harus belajar ikhlas dari peristiwa ini
semoga ada hikmah yang dapat kita ambil
dari cinta kita yang terhalang dinding pemisah
bukan salah keyakinan kita yang tlah menciptakan jurang pemisah
namun mungkin ini sebuah ujian
agar kita lebih bayak berdo'a
semoga kelak  cinta kita direstui
==========
cinta.cinta.., cinta
saat kurasa cinta begitu indah
ternyata semua itu hanya sekejap
cintaku terhalang mitos dan ortu
Tuhan, berilah aku kesabaran dan ketabahan
jangan sampai cinta ini membuatku khilaf
aku harap cinta ini menjadi satu
==========
Maaf..
Aku telah jatuh hati sama kamu.
Maaf..
Aku telah berani mencintaimu.
Dan maaf..
Mungkin ku takan pernah bisa berhenti berharap tuk mendapatkan cintamu..
Kini ku tahu.
Sisa-sisa masa lalumu kini menjadi tembok besar.
Yang membuatku sulit tuk bisa masuk kedalam hatimu..
==========
Ya tuhan....
Mengapa kau isi hati ku dengan cinta-cinta semu.?
Cinta yang tak mungkin untuk ku miliki..
==========
Salahkah aku yang mencintaimu?
Salahkah aku yang terlalu berharap.
Untuk dapat hidup dan menghabiskan waktu bersamamu?
Mungkinkah ku harus melupakanmu?
Mungkinkah ku sanggup membunuh cinta ini terhadapmu?
Sepertinya ku tak mampu..
==========
Saat rasa ini datang dan masuk kedalam rongga hati.
Aku hanya ingin membahagiakanmu.
Ku hanya ingin melihat senyum disudut bibirmu.
Dan Ku ingin menghapus air matamu disaat kau bersedih..
==========
Kini ku harus tega untuk menghianati hati ini..
Karena kusadar..
Cinta memang tak harus memiliki..
Tapi aku tetap berusaha agar cinta ini direstui,
==========

Sabtu, 19 Oktober 2013

lirik-lirik lagu indonesia

Lirik Ku Ingin Kamu - Romance
Demi semua yang aku jalani bersamamu
Kuingin kau jadi milikku
Kuingin kau disampingku

Tanpa dirimu ku hanya manusia tanpa cinta
Dan hanya dirimu yang bisa
Membawa surga dalam hatiku

ref:
Kuingin engkau menjadi milikku
Aku akan mencintaimu
Menjagamu selama hidupku
Dan aku kan berjanji
Hanya kaulah yang kusayangi
Ku akan setia disini
Menemani…

Sentuhanmu
Bagaikan tangan sang dewi cinta
Yang berhiaskan bunga asmara
Dan membuatku tak kuasa

Back to ref

Di setiap arung gerak
Tersimpan di hati kecilku
Bahwa dirimu terindah untukku

Back to ref

ref2:

Selama ku masih bisa bertahan
Selama ku masih bisa bernapas
Selama Tuhan masih mengijinkan
Kuingin selalu menjagamu

Back to ref2 [3x]

Selama ku masih bisa bertahan
Selama ku masih bisa bernapas

Lyrics Song Fatin Shidqia Lubis - Aku Memilih Setia :

Telah banyak cara Tuhan menghadirkan cinta
Mungkin engkau adalah salah-satunya
Namun engkau datang di saat yang tidak tepat
Cintaku telah dimiliki.

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya

Maafkanlah diriku tak bisa bersamamu
Walau besar dan tulusnya rasa cintamu
Tak mungkin untuk membagi cinta tulusmu
Dan aku memilih setia.

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya
Oh ooh.

Seribu kali logika ku untuk menolak
Tapi ku tak bisa bohongi hati kecilku
Bila saja diriku ini masih sendiri
Pasti ku kan memilih kan memilih mu

Inilah akhirnya harus kuakhiri
Sebelum cintamu semakin dalam
Maafkan diriku memilih setia
Walaupun ku tahu cintamu ooh.
Walaupun ku tahu cintamu
Lebih besar daaaa darinya 


  • Aishiteru 3


    Ketika kau marah dan cemburu
    Kau kelihatan begitu cantik
    Walau kadang mengesalkan
    Kau selalu bertanya dan penuh curiga
    Ku tahu kau takut kehilanganku

    Begitupun aku, maafkan yang
    Selalu kasar marah padamu
    Meski tak lagi ada kata
    Cinta terucap, sekedar basa-basi
    Tapi hatiku masih milikmu, milikmu

    Cemburu tanda cinta, marah tandanya sayang
    Kalau curiga itu karena ku takut kehilangan
    Kalau dekat bertengkar, kalau jauh ku rindu
    Jadi serba salah, buatku dilema
    Tapi aku selalu aishiteru

    Mengapa kau marah tanpa alasan yang jelas
    Aku tak mengerti, angkuh dan egois
    Acuh tak acuh padaku seakan tak peduli
    Padahal kau butuh perhatianku

    Begitupun aku, maafkan yang
    Selalu kasar marah padamu
    Meski tak lagi ada kata
    Cinta terucap, sekedar basa-basi
    Tapi hatiku masih milikmu, milikmu

    Cemburu tanda cinta, marah tandanya sayang
    Kalau curiga itu karena ku takut kehilangan
    Kalau dekat bertengkar, kalau jauh ku rindu
    Jadi serba salah, buatku dilema
    Tapi aku selalu aishiteru

    Cemburu tanda cinta, marah tandanya sayang
    Kalau curiga itu karena ku takut kehilangan
    Kalau dekat bertengkar, kalau jauh ku rindu
    Jadi serba salah, buatku dilema
    Tapi aku selalu ai aishiteru, selalu ai aishiteru



  • Cinta Sejati ( OST Habibie Dan Ainun )


    Manakala hati menggeliat mengusik renungan
    Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
    Suara sang malam dan siang seakan berlagu
    Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku

    Saat aku tak lagi di sisimu
    Ku tunggu kau di keabadian

    Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
    Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku
    Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
    Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita

    Saat aku tak lagi di sisimu
    Ku tunggu kau di keabadian

    Cinta kita melukiskan sejarah
    Menggelarkan cerita penuh suka cita
    Sehingga siapa pun insan Tuhan
    Pasti tahu cinta kita sejati

    Saat aku tak lagi di sisimu
    Ku tunggu kau di keabadian

    Cinta kita melukiskan sejarah
    Menggelarkan cerita penuh suka cita
    Sehingga siapa pun insan Tuhan
    Pasti tahu cinta kita sejati

    Lembah yang berwarna
     Membentuk melekuk memeluk kita
    Dua jiwa yang melebur jadi satu
    Dalam kesunyian cinta

    Cinta kita melukiskan sejarah
    Menggelarkan cerita penuh suka cita
    Sehingga siapa pun insan Tuhan
    Pasti tahu cinta kita sejati

    • Hidup Untukmu Mati Tanpamu


      Begitu banyak hal yang ku alami, yang ku temui
      Saat bersamamu ku rasa senang, ku rasa sedih
      Air mata ini menyadarkanku
      Kau takkan pernah jadi milikku

      Air mata ini menyadarkanku
      Kau takkan pernah menjadi milikku
      Tak pernah ku mengerti aku segila ini
      Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu

      Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
      Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
      Air mata ini menyadarkanku oooh
      Kau takkan pernah menjadi milikku ooo

      Tak pernah ku mengerti aku segila ini
      Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
      Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
      Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu

      • Semua Karena Cinta


        Di saat hati tak berdaya
        Ku kuat hanya karna cinta
        Yang membara di dalam dada hanya Untukmu

        Berjanji ku menjaga sampai mati
        Walau berat jalannya, aku bahagia

        Ku di sini berdiri karena cinta
        Bertahan untuk bahagia, hanya untuk cinta
        Ku di sini akan selalu menunggumu
        Akan selalu menjagamu seumur hidupku
        Semua karena cinta, semua karena cinta

        Berjanji ku menjaga sampai mati
        Walau berat jalannya, aku bahagia

        Ku di sini berdiri karena cinta
        Bertahan untuk bahagia, hanya untuk cinta
        Ku di sini akan selalu menunggumu
        Akan selalu menjagamu seumur hidupku
        Semua karena cinta, semua karena cinta

        Semua karena cinta, cinta

        Ku di sini berdiri karena cinta
        Bertahan untuk bahagia, hanya untuk cinta
        Aku di sini akan selalu menunggumu
        Akan selalu menjagamu seumur hidupku
        Semua karena cinta, semua karena cinta

        Semua karena cinta semua karena cinta

        Aku di sini akan selalu menunggumu
        Akan selalu menjagamu seumur hidupku
        Semua karena cinta, semua karena cinta
      • Pas Kena Hatiku ( Feat Vanya Dan Irang )


        ku memang belum sempat menyenangkan kamu
        tapi caramu pergi hancurkan hidupku
        aku belum bisa maafkan kamu
        aku belum bisa lihat wajah kamu

        rasanya tersiksa, rasanya tak mau
        tak ada obatnya sakit yang kamu buat dulu

        ku beri kamu cinta tak puaskah kamu
        aku belum bisa maafkan kamu
        aku belum bisa lihat wajah kamu

        rasanya tersiksa, rasanya tak mau
        tak ada obatnya sakit yang kamu buat dulu

        karena pas pas pas pas pas kena hatiku
        karena pas pas pas pas pas kena hatiku

        aku belum bisa maafkan kamu
        aku belum bisa lihat wajah kamu

        rasanya tersiksa, rasanya tak mau
        tak ada obatnya sakit yang kamu buat dulu

        karena pas pas pas pas pas kena hatiku
        karena pas pas pas pas pas kena hatiku

        Sang Penghibur (Padi)

      setiap perkataan yang menjatuhkan
      tak lagi ku dengar dengan sungguh
      juga tutur kata yang mencela tak lagi kucerna di dalam jiwa

      aku bukan seorang yang mengerti tentang
      kelihaian membaca hati
      aku cuma pemimpi kecil yang berangan tuk merubah nasibnya

      oh bukankah ku pernah melihat bintang senyum
      menghiasi sang malam
      yang berkilau bagai permata
      menghibur yg lelah jiwanya…

      ku gerak kan langkah kaki
      dimana cinta akan bertumbuh
      kulayangkan jauh mata memandang
      tuk melanjutkan mimpi yang terputus

      masih kucoba.. mengejar rinduku
      meski peluh membasahi tanah
      letih, penat tak menghalangiku
      tuk temukan bahagia

      oh bukankah ku pernah melihat bintang
      senyum menghiasi sang malam
      yang berkilau bagai permata
      menghibur yg lelah jiwanya

      bukankah hidup ada perhentian
      tak harus kencang terus berlari
      kuhela kan nafas panjang
      tuk siap berlari kembali

      [bagai bintang yang bersinar menghibur yang lelah jiwanya, bagai bintang yang berpijar menghibur yang sedih hatinya]
      Untukmu Selamanya (Ungu)



















      Lyrics:
      tak pernah aku mengerti
      apa yang kini kurasakan
      kegelisahan hatiku saat ini
      ku masih merindukanmu
      walaupun kini kau telah bersamanya
      tak pernah mampu kucoba lupakanmu

      reff:
      sungguh tak bisa ...
      ku mengganti dirimu dengan dirinya
      sungguh tak sanggup...
      aku berpaling darimu

      sungguh tak bisa...
      ku mencintainya tuk melupakanmu
      sungguh tak sanggup...
      aku berpindah dari hatimu

      back to reff: [2x]

      sungguh tak bisa...
      ku mencintainya tuk melupakanmu
      sungguh tak sanggup...
      aku berpindah dari hatimu

      Saat Indah Bersamamu (Ungu)
















      Lyrics:
      saat indah yang kulalui bersama
      melukiskan kisah cinta di dalam lubuk hati
      terbuai nafas cinta yang kau hembuskan
      sampai matipun ku takkan bisa melupakanmu
      dan bila waktu akan buktikan janji itu
      kuserahkan padamu apapun yang kumampu

      harus kuakui aku sayang kamu
      aku cinta kamu oh hanya pada dirimu
      kuingin kau mampu terima hatiku
      terima akan cintaku

      saat indah yang kulalui bersamamu
      melukiskan kisah cinta di dalam lubuk hati
      dan bila waktu akan buktikan janji itu
      kuserahkan padamu apapun yang kumampu

      harus kuakui aku sayang kamu
      aku cinta kamu oh hanya pada dirimu
      kuingin kau mampu terima hatiku
      terima akan cintaku

      satu rasa yang haus menyentuh bayangmu
      menyisakan semua yang kurasa

      harus kuakui aku sayang kamu
      aku cinta kamu oh hanya pada dirimu
      kuingin kau mampu terima hatiku
      terima akan cintaku

      harus kuakui aku sayang kamu
      aku cinta kamu
      hanya pada dirimu